Rabu, 16 November 2016

Efek Main Smartphone Sambil Tiduran di Malam Hari

SMARTPHONE kini menjadi 'teman' setia bagi banyak orang. Di selam bekerja, semua orang tak lepas mengotak-atik gadget. Juga, di waktu istirahat di rumah, orang seringkali bermain smarthphone, bahkan sambil tiduran.
Dalam studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of California, San Francisco menyebutkan, orang yang mengotak-atik smartphone sembari berbaring membuat jam tidurnya lebih pendek. Peneliti melibatkan 653 orang dewasa yang menggunakan smartphone dengan fitur aplikasi menarik.
Para peneliti mengumpulkan data dari ponsel masing-masing orang selama 30 hari. Selain itu, beberapa orang dalam studi ini menyelesaikan kuesioner tentang kebiasaan tidur para responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta memainkan smartphone rata-rata, selama satu jam 29 menit. Terdapat pula 136 peserta yang melaporkan jam tidurnya berantakan akibat keasyikan main gadget.
"Paling lama peserta main gadget sekira satu jam hingga matanya terasa lelah akibat cahaya dari layar," ujar Peneliti Matthew Christensen, dikutip Livescience, Senin (14/11/2016).
Bahkan, menurut Matthew, paparan dari layar handphone dapat menekan produksi otak. Terutama mengakibatkan penurunan hormon melatonin yang memudahkan orang cepat tidur. Apalagi, jika Anda melakukannyan di malam hari membuat Anda begadang yang juga mengakibatkan masalah lain terkait penyakit.
(hel)

Sumber: http://lifestyle.okezone.com/read/2016/11/14/481/1541122/efek-main-smartphone-sambil-tiduran-di-malam-hari

Sering Bersendawa, Mungkin 3 Hal Ini Penyebabnya

MUNGKIN bersendawa menjadi sebuah hal yang melegakan dan memalukan. Ketika seseorang terlalu sering bersendawa, ini artinya masalah kesehatan sedang berbicara.
Menurut Paul Berggreen, MD, ahli pencernaan dan pendiri Arizona Digestive Health mengatakan, gas usus dan intoleransi terhadap makanan bisa menjadi alasan seringnya bersendawa.
Ada deretan alasan yang mendasari seseorang sering bersendawa, dikutip dari laman Womenshealthmag, Selasa (15/11/2016)
Makan terlalu cepat
Bila Anda cenderung terburu-buru menelan makanan di pagi hari, di makan hari, dan juga pada saat makan malam, jangan heran bila menemui diri Anda bersendawa. Sendawa terjadi karena seseorang banyak menelan udara. Ada baiknya menikmati makanan dengan santai dan tidak menelan makanan dengan terburu-buru.
Sinusistis kambuh
Saat sinusitis kambuh dan hidung terasa lebih pengap, otomatis penderita sinusitis biasanya bernapas melalui mulut. Hal ini akan berefek pada seringnya bersendawa karena banyak udara yang masuk ke dalam tubuh.
Minum soda
Pernah menenggak sekaleng soda atau minuman berkarbonasi? Udara langsung masuk ke perut dan membuat Anda bersendawa. Bersendawa adalah cara tubuh mengeluarkan kelimpahan gas dalam perut.
Refluks
Jika Anda bersendawa disertai dengan rasa mual atau mulas, inilah salah satu gejala refluks asam. Saat bersendawa, biasanya ditandai dengan adanya cairan atau makanan yang bergerak naik ke kerongkongan saat bersendawa.
(hel)

Sumber: http://lifestyle.okezone.com/read/2016/11/15/481/1542122/sering-bersendawa-mungkin-3-hal-ini-penyebabnya

Lucu, Raindrop Cake Kucing Hebohkan Netizen

MASIH ingat dengan raindrop cake atau kue yang mirip tetesan air? Meski bukan benar-benar cake karena makanan ini terbuat dari agar, nyatanya raindrop cake berhasil menjadi tren kuliner unik.
Tidak dalam bentuk tetesan air, raindrop cake kini hadir dalam bentuk yang lebih kreatif dan cantik. Ya pencinta kuliner dibahagiakan dengan kemunculan raindrop cake dalam bentuk kucing tertidur. Membuat siapa saja yang melihatnya jadi gemas.

Pengguna internet di Jepang sedang dihebohkan oleh kemunculan raindrop cake berbentuk kuncing. Pembuatnya adalah seorang pengguna Twitter @mithruka.
Mithruka membuat kue tetesan air ini dengan menggunakan resep raindrop cake yang diposting di situs memasak paling populer di Jepang, Cookpad. Untuk membuatnya, ia menggunakan silicon sebagai cetakan.
Kue ini terbuat dari tentu saja air dan agar-agar atau gelatin. Sementara untuk menikmatinya Mithruka mencampurnya dengan bubuk kinako dan sirup gula merah.
Tampilan seperti kucing yang tengah tertidur berhasil membuat netter terkagum-kagum dengan food art ini. Demikian seperti dilansir dari Rocketnews24, Jumat (11/11/2016).
(ndr)
Sumber: http://lifestyle.okezone.com/read/2016/11/11/298/1539214/lucu-raindrop-cake-kucing-hebohkan-netizen

6 Makanan yang Dilarang Sejumlah Negara, Salah Satunya Permen Karet

SEJUMLAH negara melarang peredaran beberapa jenis makanan karena dinilai membahayakan keselamatan para penduduknya, dan juga beberapa alasan lainnya.
Kebijakan tersebut didasarkan pada proses produksi, bahan-bahan yang digunakan, hingga permasalahan lingkungan, ekonomi, etika dan budaya.
Dilansir dari The Daily Meal, berikut 6 jenis makanan yang dilarang di berbagai negara di dunia, Senin (14/11/2016).
Absinthe
Sudah sejak lama absinthe telah dilarang di banyak negara. Minuman ini dinilai memiliki kadar alkohol yang cukup kuat. Absinthe sendiri dibuat dengan mendistilasi alkohol dengan daun-daunan seperti adas, fennel, apsintus, ketumbar, daun ditanny, hisop, juniper dan pala. Tak heran jika kadar alkoholnya mencapai 50 - 75 persen. Meskipun demikian, pada 2007  Amerika Serikat sepakat untuk menghapus larangan penjualan dan produksi absinthe, dengan syarat bahwa minuman tersebut harus diolah menggunakan bahan-bahan aslinya.
Beluga caviar
Makanan ini mungkin termasuk jenis makanan berkelas di planet ini. Namun sayangnya, bahan baku utama beluga caviar berasal dari telur salah satu jenis ikan yang hampir punah yakni, beluga sturgeon. Ikan ini hanya hidup di kawasan laut caspian, laut hitam, dan laut adriatik. Mengingat populasinya yang semakin berkurang, Konvensi Perdagangan Spesies Langka Internasional (CITES) mengeluarkan peraturan pelarangan perdagangan ikan tersebut di sejumlah negara-negara besar, khususnya yang berbatasan langsung dengan habitat ikan beluga. Hanya Iran yang diperbolehkan menangkap ikan tersebut, karena mereka tengah melakukan praktek konservasi berkelanjutan.
Permen karet
Pada 2004, pemerintah Singapura melarang para produsen permen karet untuk menjual produk mereka di Negeri Singa tersebut. Pemicunya adalah berbagai insiden jahil seperti penyumbatan lubang kunci, kemacetan tombol lift, hingga menonaktifkan sensor pintu kereta bawah tanah. Larangan tersebut kemudian direvisi, namun harus diikuti oleh surat izin dokter.
Foie gras
Untuk membuat foie gras yang lezat, semasa hidupnya bebek atau angsa akan dipaksa mengonsumsi jagung melalui tabung otomatis. Cara ini bertujuan untuk membuat bentuk hati mereka tumbuh hingga 10 kali lebih besar dari ukuran normal. Metode tersebut kemudian mendapat kritikan keras dari para aktivis hewan. Lebih dari 20 negara termasuk India, Jerman, Israel dan Swiss telah melarang produksi Foie Grass.
Haggis
Haggis merupakan kuliner khas Skotlandia yang paling terkenal setelah wiski. Hidangan ini terbuat dari jantung, hati, dan paru-paru domba, lalu dicampur dengan oatmeal, lemak dan bumbu-bumbu rempah-rempah. Setelah itu, bahan-bahan tersebut akan dimasukkan ke dalam perut domba yang diolah. Kedengarannya memang cukup mengerikan, tetapi sebenarnya rasa yang tercipta memang lezat. Haggis dilarang di Amerika Serikat karena negara adi daya itu melarang penduduknya mengonsumsi paru-paru domba.
Jelly cup
Hampir di seluruh negara di Benua Eropa melarang peredaran Jelly cup. Alasannya karena mengandung konjak, getah konjak atau glukomanan konjak. Zat tersebut dinilai dapat memberikan rasa adiktif bagi para penikmatnya. Namun, penyebab utama makanan ini dilarang adalah karena risiko tersedak yang cukup tinggi. Pasalnya, banyak orang yang mengonsumsi makanan ini dalam satu kali suap saja.
(ndr)

Sumber: http://lifestyle.okezone.com/read/2016/11/14/298/1541154/6-makanan-yang-dilarang-sejumlah-negara-salah-satunya-permen-karet